Kamis, 10 Desember 2015

Segala yg Khas Tentang Manado

Kebudayaan Lama Dan Asli Masyarakat Kota Manado

Kebudayaan lama dan asli yang dibanggakan oleh masyarakat Kota Manado, yaitu :
Mapalus
Mapalus adalah bentuk gotong royong tradisional warisan nenek moyang orang Minahasa di Kota Manado yang merupakan suatu sistem prosedur, metode atau tehnik kerja sama untuk kepentingan bersama oleh masing-masing anggota secara bergiliran. Mapalus muncul atas dasar kesadaran akan adanya kebersamaan, keterbatasan akan kemampuannya baik cara berpikir, berkarya, dan lain sebagainya.

Rumah Panggung
Rumah panggung atau wale merupakan tempat kediaman para anggota rumah tangga orang Minahasa di Kota Manado, dimana didalamnya digunakan sebagai tempat melakukan berbagai aktivitas. Rumah panggung jaman dahulu dimaksudkan untuk menghindari serangan musuh secara mendadak atau serangan binatang buas. Sekalipun keadaan sekarang tidak sama lagi dengan keadaan dahulu, tapi masih banyak penduduk yang membangun rumah panggung berdasarkan konstruksi rumah modern.https://i0.wp.com/images03.olx.co.id/ui/2/82/70/28688270_1.jpg
Pengucapan Syukur
Pada masa lalu pengucapan syukur diadakan untuk menyampaikan doa atau mantra yang memuji kebesaran dan kekuasaan para dewa atas berkat yang diberikan sambil menari dan menyanyikan lagu pujian dengan syair yang mengagungkan. Saat ini pengucapan syukur di Kota Manado dilaksanakan dalam bentuk ibadah di gereja. Pada hari H tersebut setiap rumah tangga menyiapkan makanan dan kue untuk dimakan oleh anggota rumah tangga, juga dipersiapkan bagi para tamu yang datang berkunjung.
Tari Kabasaran
Tari kabasaran sering juga disebut tari cakalele, adalah salah satu seni tari tradisional orang Minahasa yang banyak dimainkan oleh masyarakat Kota Manado, yang biasanya ditampilkan pada acara-acara tertentu seperti menyambut tamu dan pagelaran seni budaya. Tari ini menirukan perilaku dari para leluhur dan merupakan seni tari perang melawan musuh.
Tari Maengket
Tari maengket adalah salah satu seni tarian rakyat orang Minahasa di Kota Manado yang merupakan tari tontonan rakyat. Tarian ini disertai dengan nyanyian dan diiringi gendang atau tambur yang biasanya dilakukan sesudah panen padi sebagai ucapan syukur kepada Sang Pencipta. Saat ini tari maengkat telah berkembang dalam masyarakat membentuk tumpukan-tumpukan dengan kreasi baru.
https://i0.wp.com/1.bp.blogspot.com/_Adt-BV19qFg/R1dds40QzLI/AAAAAAAAADE/N0Mlf3Ryp6U/s320/Maengket4.jpg
Musik Kolintang
Musik kolintang pada awalnya dibuat dari bahan yang disebut wunut dari jenis kayu yang disebut belar. Pada perkembangan selanjutnya, kolintang mulai menggunakan bahan kayu telor dan cempaka. Orkes kolintang sebagai produk seni musik tradisional bukan saja sebagai sarana hiburan, akan tetapi juga sebagai media penerapan pendidikan musik yang dimulai dari anak-anak sekolah di Kota Manado.
http://pesonamanado.files.wordpress.com/2009/06/artis-kolintang1.jpg

Musik Tiup Bambu
Musik tradisional ini berasal dari kepulauan Sangihe Talaud yang diciptakan oleh seorang petani pada tahun 1700. Pada awalnya musik bambu hanya merupakan alat penghibur bagi masyarakat petani setelah seharian melakukan aktivitas sebagai petani yang biasanya dibunyikan setelah selesai makan malam. Dewasa ini di Kota Manado, musik bambu telah menjadi salah satu jenis musik yang sering digunakan pada acara-acara tertentu agar menjadi lebih semarak dan bergengsi.
https://i2.wp.com/3.bp.blogspot.com/_rRWOl7ZMK_M/SYZvC5SPTzI/AAAAAAAAAXQ/yqkF7uX5pOg/s400/Festival+Figura+2009+023.jpg
Musik Bia
Bia adalah sejenis kerang atau keong yang hidup dilaut. Sekitar tahun 1941 seorang penduduk Desa Batu Minahasa Utara menjadikan kerang/keong sebagai satu tumpukan musik. Musik bia akhirnya telah menjadi salah satu seni musik tradisional yang turut memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kota Manado. Dengan hadirnya musik ini pada pagelaran kesenian dan acara tertentu, telah menimbulkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik mancanegara maupun nusantara.
http://pesonamanado.files.wordpress.com/2009/06/musik-bia-1.jpg



 Makanan dan Minuman Khas Manado

Selamat malam kawan blogger, Sekarang saya akan share tentang Makanan Khas kampung halaman saya nih yaitu Sulawesi Utara lebih tepatnya di Manado bukan hanya terkenal dengan pariwisata Bunaken, tapi  kulinernya juga terkenal loh , Langsung saja ~~~
Tinutuan
Tinutuan atau Bubur Manado (tapi sebenarnya bukan bubur sih) adalah makanan khas Indonesia dari Manado,Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa, Sulawesi Utara.  Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta ber
bagai pelengkap hidangannya.
Bahan pembuatan tinutuan sederhana. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran yaitu labu kuning yang juga disebut sambiki, beras, singkong, bayam, kangkung, daun gedi, jagung, dan kemangi.
Bagi yang ingin mencobanya silahkan ke Restoran Manado ya, makanan ini biasanya menjadi menu sarapan pagi. hehe Silahkan mencoba ya, awas ketagihan. Delicious food~
Cakalang Fufu
Cakalang fufu adalah hidangan ikan cakalang olahan yang dibumbui, diasap dan dijepit dengan kerangka bambu. Makanan ini adalah hidangan khas Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia.

Proses pembuatan

Setelah ikan cakalang (ikan tongkol) dibersihkan dengan dibuang sisik dan jeroannya, daging ikan cakalang dibelah dua dan dijepit oleh kerangka penjepit bambu yang telah disiapkan sebelumnya. Daging ikan ini iolah dengan dibaluri garam dan bubuk soda. Kemudian ikan cakalang menjalani proses pengasapan dengan panas api dan asap. Panas harus merata hingga daging ikan cakalang matang dan kering. Proses ini menghabiskan waktu empat jam untuk pengasapan dan dua jam untuk pendinginan. Proses ini berlangsung hingga daging ikan cakalang berubah warna menjadi kemerahan dengan tekstur sedikit empuk, kering dan tidak berair.

Jika diproses secara tepat cakalang fufu dapat tahan disimpan dalam suhu ruang selama satu bulan, dengan demikian dapat didistribusikan ke seluruh Indonesia sebagai pangan hidangan laut olahan. Di Sulawesi Utara cakalang fufu adalah hdangan favorit dan kerap dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Manado. Meskipun hidangan ini terkenal di seantero Indonesia Timur, lokasi produksi utamanya adalah kota pelabuhan nelayan Bitung, Sulawesi Utara.

Cakalang fufu dapat dikonsumsi tersendiri: 
-Dengan cara dipanaskan dan digoreng sebentar dalam minyak panas dan langsung dimakan dengan nasi dan dabu-dabu (sambal Minahasa) 
-Menjadi bahan untuk memasak hidangan lainnya. 
Suwiran daging cakalang fufu dapat ditambahkan dalam berbagai hidangan seperti selada kentang, mie cakalang, atau dimasak rica-rica dengan cabai. Ya sesuai selera anda deh hehe

Sambal Ikan Roa Manado 
Sambal Ikan Roa Manado adalah sambal yang terbuat dari daging ikan roa yang di haluskan. Sambal ini biasa di sajikan bersama Tinutuan dan makanan manado lainnya
Paniki (masakan dari kelelawar)
Paniki adalah makanan yang berasal dari Sulawesi Utara yang dibuat dari daging kelelawar (paniki).Sebelum diolah menjadi masakan, biasanya kelelawar terlebih dahulu dibakar untuk menghilangkan bulu-bulu halusnya, kemudian dimasak dengan bumbu santan. Makanan ini juga sangat berkasiat loh untuk kesehatan, banyak mengandung vitamin juga loh hehe jadi silahkan mencicipinya.. Delicious Food~








RW (er-we)

RW (er-we) yaitu masakan dari daging anjing. Dimasak seperti layaknya daging sapi biasa. wah saya belum pernah nyobain ni, hehe jadi ga tau rasanya deh


Babi Putar 
Babi Putar (1 ekor babi dibakar dengan cara diputar di atas bara api) biasanya dihidangkan di pesta-pesta, Babi Isi Bulu (terbuat dari daging babi yang diramu dengan bumbu-bumbu khas manado dan dibakar di dalam bambu). Wahh babi juga biasanya di sajikan dalam bentuk sate juga loh, bangi orang manado, batak dan semua orang yang suka babi pasti sangat suka juga dengan Sate babi deh. hehe
Saguer
Terdapat juga minuman khas dari daerah Manado dan sekitarnya yaitu "saguer" yaitu sejenis arak atau tuak yang berasal dari pohon enau. Saguer ini memiliki kandungan alkohol. Jenis minuman ini diproduksi rakyat Minahasa di hutan-hutan atau perkebunan di sela-sela hutan pohon enau. Pohon enau-atau saguer dalam bahasa sehari-hari di Manado-disebut pohon saguer karena pohon ini menghasilkan saguer, atau cairan putih yang rasanya manis keasam-asaman serta mengandung alkohol sekitar lima persen. Warung-warung makan di Minahasa pada umumnya juga menjual saguer. Bahkan, sebagian orang desa sebelum makan lebih dulu meminum saguer dengan alasan agar bisa makan banyak atau Saguer biasanya di suguhkan pada acara kumpul-kumpul keluarga di Manado. baik acara resmi mau pun tidak.

orang-orang dimanado membeli Saguer atau Nira yang dipermentasikan biasanya dibeli per jerigen. maklum, yang minum orang-orang yang doyan minum Saguer, jadi wajib membeli satu atau lebih. Konon untuk satu jirigen harga yang harus dibayar Rp. 30 ribu rupiah. Kalau sisa saguer yang tidak terjual kemudian disuling secara tradisional menjadi minuman Cap Tikus. Kadar alkoholnya, sesuai penilaian dari beberapa laboratorium, naik menjadi sekitar 40 persen. Wah saya belum mencicipinya, tapi kata ayah saya minuman ini sangat enak loh..
Cap Tikus
Cap Tikus

Cap Tikus (minuman beralkohol tinggi dari proses fermentasi).
Cap tikus merupakan minuman tradisional Minahasa yang mengandung alkohol.Cap tikus yang dibuat darinira ini sering ditemukan diselundupkan keluar daerah serta menimbulkan kasus keamanan dan ketertiban masyarakat akibat konsumsi minuman keras tersebut.  Sejumlah petani di Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, menawarkan kepada pemerintah untuk mengelola cap tikus menjadi pengganti bahan bakar minyak, serta mendemonstrasikan bagaimana minuman keras ini dijadikan bahan bakar kendaraan bermotor. Produk Cap tikus ini juga sudah sampai ke luar negri loh, wah keren ya Sulawesi Utara ini. Tapi hati-hati jangan sampai mabuk ya.

Nasi kuning Manado
Makanan khas kota Manado lainnya yang juga cukup terkenal adalah Nasi Kuning yang cita rasa dan penyajiannya berbeda dengan nasi kuning di daerah lain. Isi Nasi Kuning terdiri dari telur dan irisan daging sapi tipis tipis, disuwir suwir. Nasi Kuning khas manado sedikit beda dengan Nasi Kuning yang ada di Jawa, terlebih dari segi rasa kaya akan bumbu. Sebenarnya masih banyak makanan khas manado yang lezat, unik dan menarik. Buktikan aja deh sendiri dengan segera berkunjung ke Kota Manado, dijamin lidah anda akan ketagihan.




Nasi Kuning Manado
Janur

Nah ini dia Nasi kuning manado yang sebenarnya. Disajikan dengan beralaskan Janur kuning. Dan juga di taburi bumbu di atas Nasi kuning tersebut. (mokingjay-art-blogspot.com)













kakap bakar
Selain itu ada juga masakan kepala ikan kakap bakar. 


Ikan Woku Belanga




Dabu Dabu

Dabu-dabu adalah sambal khas Manado yang sangat populer, dibuat dari campuran potongan cabe merah, cabe rawit, irisan bawang merah dan tomat segar yang dipotong dadu dan terakhir diberi campuran kecap.







sumber: https://pesonamdo.wordpress.com/kebudayaan-lama-dan-asli-masyarakat-kota-manado/
http://mokingjay-art.blogspot.co.id/2013/01/40-makanan-dan-minuman-khas-manado.html




Tidak ada komentar:

Posting Komentar